Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar (QS. an Nur 23)
Rasululloh Sholallohu 'alaihi wa alihi wa salam bersabda: "Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menempuh ilmu syar'i, Alloh akan mudahkan baginya jalan menuju surga"
قال رسول الله صلى الله عليه وأله و سلم :  من سلك طريقا  يلتمس فيه علما سهل الله له طريقا إلى الجنة
  H O M E | MUKADIMAH | A R S I P | L I N K S | INFO KAJIAN | BUKU TAMU |

 
FATAWA ULAMA UMMAT
 
Fatwa Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani

PENDAHULUAN

Makalah ini diambil dari rubrik tanya jawab Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani -rohimahullah- dari Majalah As-Asholah, edisi ke-12, tgl, 15 Shofar 1415H, hal 54. Rubrik ini diawali dengan bahasan seorang penuntut ilmu tentang hukum botak, kemudian Syaikh Al-Albani menanggapi bahasan tersebut, dan menerangkan hukum memanjangkan rambut, adapun judul bukan dari judul asli tapi judul dari penerjemah.-pent

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i

Fatwa ini diambil dari Kitab "Tuhfatul Mujib 'Alaa As-ilah al Hadhir wal Ghorib" karya Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i (tecantum dalam sofware "Maktabah Syaikh Muqbil al Wadi'i versi 1.0) soal jawab no 65 & 66. Judul dan catatan kaki dari penerjemah.-pent

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i

Soal no 67:
Apa batasan mubtadi' itu?

Jawab:
Mubtadi' adalah orang yang mengada-adakan hal baru dalam agama Alloh yang bagian dari agama. Karena pengertian bid'ah secara bahasa adalah sesuatu yang diada-adakan yang tidak ada contoh sebelumnya. Sedangkan dalam syara' adalah menambahkan dalam syari'at yang bukan bagian dari syari'at.

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani

Tanya:
Kami tidak tahu apakah hadits berikut shohih, yaitu hadits:

نحن قوم لا نأكل حتى نجوع وإذا أكلنا لا نشبع

"Kami adalah suatu kaum, yang tidak akan makan hingga merasa lapar, jika kami makan maka tidak sampai kenyang"

Selengkapnya....
 
Fatwa Syaikh Masyhur Hasan Salman

Soal:
Bolehkan mengamalkan hadits-hadits dho’if/ lemah? Apakah hadits dho’if itu bertingkat-tingkat?

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Masyhur Hasan Salman

Soal:
Apakah sah hadits yang berbunyi "Barangsiapa yang menjama’ dua sholat tanpa adanya udzur, maka dia telah mendatangi satu pintu dari pintu-pintu dosa besar?"

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Masyhur Hasan Salman

Soal:
Apa yang kami ucapkan ketika di antara dua khutbah pada hari Jum’at, apakah kami beristighfar kepada Alloh, ataukah kami membaca al Fatihah? Bolehkah berbicara di antara dua khutbah tersebut?

Selengkapnya....

 
Fatwa Syaikh Masyhur Hasan Salman

Soal:
Apakah perbuatan Nabi Sholallohu 'alaihi wa alihi wa salam yang dilakukan terus menerus atas suatu amalan menunjukkan wajibnya amalan tersebut ?

Selengkapnya....

[Back To Top]
copyright: www.sinaudien.co.nr
some of script powered by : www.dynamicdrive.com
AOL users: Link Back to CO.NR Tutorial
Kagunganipun: Abu Muslim
Sent your Messages at Email or Messenger
Karawang, Februari 2007